Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menghargai Pejuang Injil - 1 Tesalonika 2:1-12


Baca Firman TUHAN📖1 Tesalonika 2:1-12

"Sebaliknya, karena Allah telah menganggap kami layak untuk mempercayakan Injil kepada kami, karena itulah kami berbicara, bukan untuk menyukakan manusia, melainkan untuk menyukakan Allah yang menguji hati kita. Sebab kamu masih ingat, saudara-saudara, akan usaha dan jerih lelah kami. Sementara kami bekerja siang malam, supaya jangan menjadi beban bagi siapa pun juga di antara kamu, kami memberitakan Injil Allah kepada kamu."

1 Tesalonika 2:4,9


Semua hal yang berharga hadir melalui perjuangan. Tak ada seorang pun yang menjadi sukses jika dia tidak memperjuangkannya. Demikian juga Injil Tuhan. Kita bisa menerima Injil karena ada perjuangan dari para utusan Injil.


Paulus menceritakan tentang perjuangannya dalam memberitakan Injil. Perjuangan tersebut meliputi persoalan eksternal maupun internal. Persoalan eksternal yang dia hadapi berupa penganiayaan dan penghinaan yang terjadi di Filipi (1). Sedangkan persoalan internalnya adalah perlawanan terhadap kedagingan dan juga usaha untuk hidup saleh. Perjuangan tersebut dilakukan agar Paulus bisa tetap murni dalam memberikan nasihat, tidak bermulut manis sekadar untuk menyenangkan manusia, melainkan hanya menyenangkan Allah (3-5).


Selain itu, dalam pemberitaan Injil yang penuh dengan penganiayaan, Paulus bahkan dengan rela siap memberikan nyawanya (7, 9). Paulus juga berjuang menggembalakan jemaat dengan segenap hati dan pikiran, seperti seorang ibu yang merawat anak-anaknya (7). Setelah menceritakan berbagai perjuangannya, Paulus meminta dengan sangat agar jemaat Tesalonika hidup seturut dengan kehendak Allah.


Para pejuang pemberita Injil selalu hidup dalam dua tarikan yang akan memaksa mereka untuk mundur. Mereka menghadapi penderitaan, penganiayaan, penolakan, dan sebagainya. Selain itu, ada bisikan hati untuk hidup dalam kenyamanan dan menikmati dosa. Mengapa mereka harus berjuang sedemikian rupa? Karena Injil sangat berharga.


Melalui perjuangan Paulus, misionaris, dan pemberita Injil lainnya, kita bisa menerima Injil dan percaya kepada Tuhan Yesus serta menghidupi Injil. Kita yang hidup di dunia yang relatif lebih aman, barangkali sulit untuk memahaminya. Akan tetapi, pembacaan firman hari ini semestinya menggetarkan hati setiap kita mengenai betapa berharganya Injil. Semestinya, kita menghargai Injil yang telah sampai kepada kita melalui perjalanan dan perjuangan yang berat, dengan cara hidup seturut dengan Injil tersebut, dan juga memberitakannya. 


Roma 1:16 (TB). 

"Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani."

Amin, terpujilah Tuhan Yesus Kristus, Tuhan, Allah kita, Haleluya🙏

Joko Prasetyo
Joko Prasetyo Pendiri dan Admin pikirankristen.com

Posting Komentar untuk "Menghargai Pejuang Injil - 1 Tesalonika 2:1-12"