Bertumbuh dan Berbuah - 1 Tesalonika 1:1-10
Baca Firman TUHAN📖1 Tesalonika 1:1-10 (TB).
"Kami selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu semua dan menyebut kamu dalam doa kami. Sebab kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita.
1 Tesalonika 1:2-3
Setiap orang yang menanam pohon pasti mengharapkan pohon itu bertumbuh
dengan sehat, yang pada akhirnya berbuah sehingga bisa
menikmatinya. Inilah yang rasul Paulus dengar dan saksikan dari
jemaat di Tesalonika, yang bukan hanya berakar tetapi juga
bertumbuh dan berbuah.
Ia bersyukur kepada Allah dan ia selalu menyebut mereka dalam doanya.
Mengapa Paulus berbuat demikian? Sebab jemaat di Tesalonika telah
menjadi jemaat yang sehat dan bertumbuh. Iman mereka terus
menghasilkan perbuatan baik, kasih mereka terwujud secara nyata
dan mereka terus bertekun dalam pengharapan akan kedatangan
Kristus yang kedua kali. Hal menunjukkan bahwa mereka
sungguh-sungguh umat pilihan Tuhan dan Tuhan mengasihi mereka (4).
Mereka menjadi umat pilihan-Nya karena menerima Injil yang
disampaikan Paulus. Bukan dengan kata-kata hikmat, kefasihan
lidah, kecakapan, kemampuan, dan kharisma seseorang, tetapi dengan
kuasa Roh Kudus yang turut bekerja di dalam hati para pendengar.
Respons jemaat di Tesalonika luar biasa, yaitu mereka menerima Injil
dengan sukacita, meskipun dalam penindasan yang berat (lih. Kis.
17:1-9). Injil bukan hanya mengubah hidup mereka dari penyembah
berhala menjadi pelayan Allah yang hidup dan benar, melainkan
membuat mereka menjadi jemaat yang taat (6), bertumbuh dan berbuah
(8-9), penuh kasih (9) dan pengharapan akan kedatangan Kristus
kembali (10). Hal-hal ini telah menjadi teladan dan kesaksian bagi
jemaat-jemaat lain di sekitar mereka (7-9), sehingga di mana-mana
orang-orang membicarakan tentang iman dan perbuatan mereka dalam
menyambut Tuhan Yesus.
Bagaimana dengan kita? Apakah iman kita bertumbuh, kasih kita nyata
dengan melayani sesama, pengharapan kita teguh dan hidup kita
menghasilkan buah yang menjadi berkat bagi sesama? Marilah kita
menjadi umat pilihan yang demikian, agar melalui kehadiran kita
orang lain senantiasa bersyukur kepada Allah dan mendapatkan
berkat.
Cara satu-satunya untuk berbuah harus melekat pada pokoknya tanpa melekat pada pokoknya mustahil berbuah yg ada hanya kekeringan dan kematian klo ranting tidak melekat pada pokoknya sumber nutrisi, sebagai orang percaya, kita harus melekat kepada Tuhan Yesus Kristus melalui doa dan pembacaan firman Tuhan setiap hari, Roh Kudus sendiri yg akan menolong kita, sehingga buah Roh akan nampak dengan sendiri, kata2 dan kelakuan dapat menjadi berkat yg memuliakan Tuhan,
Amin, puji TUHAN🙏
Posting Komentar untuk "Bertumbuh dan Berbuah - 1 Tesalonika 1:1-10"