Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jangan Kembali Kepada Dunia - 2 Petrus 2:1-22


Baca Firman Tuhan📖  2 Petrus 2:1-22 (TB). 

"Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini: 'Anjing kembali lagi ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya.'"  2 Petrus 2:22


Di zaman sekarang ini banyak anak Tuhan mengalami kejatuhan.  Mereka tak segan-segan meninggalkan Tuhan karena tergiur segala perkara yang ditawarkan oleh dunia.  Padahal awalnya mereka begitu mengasihi Tuhan, memiliki semangat yang berkobar-kobar dalam melayani pekerjaan Tuhan, dan tiada hari tanpa membangun persekutuan yang karib dengan Tuhan.  Sebuah langkah awal yang sangat indah!  Sangat disesalkan, dalam perjalanan selanjutnya kerohanian mereka bukannya makin bertumbuh, namun sebaliknya makin merosot.  Mereka kehilangan kasih mula-mula kepada Tuhan seperti yang dialami jemaat di Efesus sehingga Tuhan menegur mereka dengan keras,  "Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat."  (Wahyu 2:5).


     Mengapa banyak orang Kristen kehilangan kasih mula-mula dan kemudian meninggalkan Tuhan?  Karena mereka telah terpesona dan terpikat oleh gemerlap dunia ini sehingga mereka mengalami kesuaman, tidak dingin dan tidak panas, berkompromi lagi dengan dosa.  Firman Tuhan menegaskan,  "Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku."  (Wahyu 3:16).  Jika kita tidak waspada dan tak segera menyadari hal ini tidak tertutup kemungkinan kita yang sudah melayani Tuhan pun bisa kembali kepada kehidupan lama dan bersahabat dengan dunia yang sarat dengan segala keinginan dan rupa-rupa kecemaran ini...lupa atau sengaja lupa status kita sebagai anak-anak terang, yang telah dipindahkan dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib dengan tujuan supaya kita menceritakan perbuatan-perbuatan besar dari Tuhan.


     "Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,"  (Efesus 5:8).


Sebagai orang percaya kita dipanggil bukan untuk melakukan hal-hal yang cemar, melainkan apa yang kudus  (1 Tesalonika 4:7).  Masakan kita kembali lagi kepada dunia?


siapa yg mau menjadi sahabat dunia ini menjadi dirinya musuh Allah


 Yakobus 4:4 "Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah"


Sahabat dunia merujuk pada mengikuti hawa nafsu, keinginan daging, popularitas, dan nilai-nilai duniawi yang bertentangan dengan kehendak Allah.


Musuh Allah, Mendua hati atau mencintai dunia secara berlebihan sedang menempatkan seseorang dalam konflik dengan Allah, karena persahabatan dengan dunia adalah bentuk ketidaksetiaan kepada Tuhan.


karena itu saudaraku kita harus hidup dengan rendah hati dihadapan Tuhan, menyadari kita hidup karena anugerahNya, kapan saja Tuhan bisa ambil, sebab itu kita harus menundukkan diri kepada Allah, dan ketergantungan hidup hanya kepada Tuhan, jangan melupakan Tuhan, kasih-Nya dan perintah-perintahNya, dan menjauhi perilaku yang didorong oleh keinginan daging yg bukan oleh firman Tuhan. 


Kiranya Roh Kudus menolong  agar  kita mengasihi TUHAN dan firman-Nya serta perintah-perintah-Nya tersimpan dlm lubuk hati hati kita semua dan kita mau melakukan nya didlm nama Tuhan Yesus Kristus, Haleluya, Amin, puji nama TUHAN 🙏

Joko Prasetyo
Joko Prasetyo Pendiri dan Admin pikirankristen.com

Posting Komentar untuk "Jangan Kembali Kepada Dunia - 2 Petrus 2:1-22"