Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hidup Kudus Sebagai Hamba Tuhan - Titus 1:5-16


Baca Firman TUHAN📖Titus 1:5-16 (TB). 

"dan berpegang kepada perkataan yang benar, yang sesuai dengan ajaran yang sehat, supaya ia sanggup menasihati orang berdasarkan ajaran itu dan sanggup meyakinkan penentang-penentangnya."

Titus 1:9


Kata "kudus" berasal dari kata Ibrani "kadosh" yang artinya terpisah, yaitu terpisah dari segala hal yang berdosa dan yang melawan kehendak Allah. Kudus berarti dikhususkan bagi kepentingan kemuliaan Allah.


Seperti yang dinyatakan di dalam Titus 1 tentang penetapan penatua jemaat di Kreta, penatua yang baik adalah orang yang hidup tidak bercacat, hanya punya satu istri, dan mendidik anak-anaknya untuk hidup beriman (6). Ia bukanlah orang yang angkuh, pemarah, pemabuk, atau serakah (7). Sebaliknya, ia suka menolong, suka berbuat baik, bijaksana, adil, saleh, dan dapat menguasai diri (8). Ia juga berpegang pada ajaran Injil yang benar sehingga nasihatnya dipercaya oleh jemaat (9).


Cukup panjang kriteria yang diberikan Paulus untuk orang yang akan menjadi pemimpin jemaat. Namun, inilah yang membedakan antara orang suci dan orang najis (15). Hamba Tuhan tidak boleh termakan oleh ajaran palsu dan dongeng, tetapi menegur jemaat dengan tegas dan membimbing mereka untuk hidup tertib. Hamba Tuhan juga harus menunjukkan pengenalan akan Allah, baik melalui perkataan maupun perbuatannya. Secara singkat, seorang hamba Tuhan haruslah memiliki hidup kudus dan menjalani hidupnya dengan integritas.


Kriteria ini tampaknya juga perlu diterapkan pada kita semua sebagai pengikut Kristus di dunia ini. Jadi, kalau kita dipanggil untuk hidup kudus, itu berarti segala perkataan dan perbuatan kita harus secara khusus ditujukan kepada Tuhan. Untuk itu, kita harus menghindarkan diri dari semua kenajisan dunia. Apa yang mau kita tunjukkan kepada semua orang adalah hal-hal terpuji yang memperlihatkan kasih Kristus dan yang mendatangkan kemuliaan bagi nama Tuhan.


Dengan memiliki sifat-sifat demikian, kita tidak akan menuai celaan dari orang-orang dunia. Sebaliknya, kita mencerminkan Kristus yang penuh kasih dan kedamaian. Dengan demikian, kita memperkenalkan Kristus kepada dunia.


Sifat-sifat seperti yang dikatakan Paulus itu pula yang perlu kita tumbuhkan dan kita wujudkan dalam masa penantian ini. Kita semua sebagai hamba Tuhan dipanggil untuk hidup kudus bagi-Nya. Kiranya Tuhan memampukan kita dan memberkati kita. 

 1 Korintus 7:22(TB). 

"Sebab seorang hamba yang dipanggil oleh Tuhan dalam pelayanan-Nya, adalah orang bebas, milik Tuhan. Demikian pula orang bebas yang dipanggil Kristus, adalah hamba-Nya." 

Amin, haleluya, puji nama TUHAN🙏

Joko Prasetyo
Joko Prasetyo Pendiri dan Admin pikirankristen.com

Posting Komentar untuk "Hidup Kudus Sebagai Hamba Tuhan - Titus 1:5-16"