Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menggunakan Kuasa Tuhan - 2 Korintus 10:1-11


Baca Firman TUHAN📖2 Korintus 10:1-11 (TB). 

*"karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng.Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,"*

2 Korintus 10:4-5


Provokasi dan fitnah tidak hanya ditemui dalam pelayanan masa kini,

pada zaman Paulus pun hal ini ditemukan. Di Korintus ada oknum

yang suka memprovokasi warga jemaat mengenai kepribadian dan

pelayanan Paulus. Paulus dituduh hidup secara duniawi (2). Ia juga

disebut sebagai orang yang tidak konsisten, yang hanya berani di

belakang saja. Tuduhan itu dialamatkan kepada Paulus karena ada

pihak yang ingin mempengaruhi jemaat Korintus agar tidak mau lagi

menerima pelayanan Paulus.


Akan tetapi, Paulus berharap agar orang Korintus mengubah sikap mereka

terhadap dia sehingga ia bisa datang dengan kelemahlembutan. Dalam

menangani masalah, Paulus tidak menggunakan senjata duniawi,

melainkan senjata Allah (3-4), yaitu dengan cara mematahkan

siasat, merubuhkan keangkuhan, menawan setiap pikiran dan

menaklukkannya kepada Kristus (5). Kemudian Paulus mengakhiri

dengan menekankan pentingnya ketaatan. Ketaatanlah yang menjadi

akhir atau bukti apakah seseorang itu sesungguhnya milik Kristus

atau bukan. Saat ketaatan jemaat Korintus menjadi lengkap, Paulus

akan menghukum setiap ketidaktaatan (6).


Setelah menjelaskan caranya berjuang, Paulus kembali menegaskan

statusnya bahwa dia adalah milik Kristus (7). Paulus diberi kuasa

oleh Allah sebagai rasul bagi bangsa-bangsa (bdk. Gal 2:7-9).

Kuasa rohani yang Paulus dapat dari Allah adalah untuk kemajuan

Injil dan bagi jemaat. Kuasa itu dipakai untuk membangun jemaat.

Memang Paulus meruntuhkan gagasan dan keangkuhan, tetapi demi

membangun orang (8). Paulus juga meyakinkan mereka bahwa dengan

cara yang sesuai dengan Injil, dia dapat bersikap tegas (9-11).


Dalam pelayanan, kita menjumpai tantangan dari luar maupun dari dalam

jemaat. Kita dapat mengamati berbagai kepentingan dan motivasi di

balik pelayanan. Itu sebabnya ditemukan banyak masalah, juga

beredar tuduhan palsu, provokasi dan fitnahan. Kita perlu belajar

bahwa hendaknya kuasa Tuhan digunakan untuk kemajuan Injil dan

bagi kepentingan orang banyak.

Mari kita pakai kuasa dari Tuhan Yesus untuk membangun sesama ke arah lebih baik, Amin

Matius 10:8 (TB)

*"Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma."*

Amin, puji TUHAN🙏🙌


Joko Prasetyo
Joko Prasetyo Pendiri dan Admin pikirankristen.com

Posting Komentar untuk "Menggunakan Kuasa Tuhan - 2 Korintus 10:1-11"